Rabu, 14 Desember 2011

narasi riwayat hidup saya.


MARDIAN.
Ini adalah versi yang telah diperiksa dari halaman ini

 (lahir di lubuk linggau, Sumatra selatan, 02 desember 1992) 

Saya di besarkan di lubuk linggau ,dan saya waktu kecil nakal sampai ayah saya marah ,ibu saya orang jawa dan ayah saya orang palembang,kemudian setelah saya kelas 2 sd ,ayah sayah meninggal dunia karena sakit saya dan ibu serta kakak perempuan saya sangat sedih  sekali pada waktu itu ,kakak perempuan saya waktu itu msh duduk d bangku smp kelas 3 .

Kemudian hanya ibu saya yang mengurus dan merawat saya dan kakak perempuan saya sampai kakak perempuan saya lulus dari sma pelita kasih bengkulu,dan sekarang pun ibu saya masih bias menyekolahkan saya sampai hampir tamat dari sma yadika lubuk linggau ,saya sangat banggaa dengan ibu saya walaupun beliao seorang perempuan.

Dan sampai sekarang pun saya tetap nakal walaupun saya nakal tapi saya tetap menghormai kedua orang tua saya.

Saya masih kecil sering d panggil dengan sebutan mo’olo ,karena saya waktu kecil suka minta uang 50 rupiah ,sebab uang 50 rupiah pada waktu itu mash sangat besar ,dan nama sebutan itu pun sampai sekarang masih ada,teman-teman saya di rumah pun memanggil saya dengan sebutan mak luy,dan saya

NAMA LENGKAP :MARDIAN

NAMA PANGGILAN :MAR/DIAN

TEMPAT TANGGAL LAHIR:LUBUKLINGGAU,02     DESEMBER 1992

BINTANG           :SAGITARIUS

HOBI                   : MAKAN ,DLL

CITA-CITA        : MASIH DI UJUNG PENAH

 

bangga dengan sebutan itu karena dengan sebutan itu saya memperoleh teman yang banyak.

Selain itu saya juga suka membantu orang tua saya,saya tidak menyangka dapat sekolah sampai sma, karena melihat ayah saya yang sudah meninggal dunia.

Ayah saya meninggal pada tahun 2000 ,saya berjanji akan membahagikan orang tua saya sampai akhir hayat,dan saya anak ke dua dari dua saudara.

Saya waktu kecil bukan di lubuk linggau melainkan di sp 8 ,keita saya berumur 3 tahun saya dan keluarga pindah ke kota lubuk linggau sampai sekarang dan rumah saya dari saya kecil sampai besar masih di jln cereme rt .08 ,cereme tabah.

Dan teman-teman saya banyak yang tidak percaya kalau saya masih keturuan jawa karena ibu dari ibu saya asli orang jawa ,yaitu jawa barat bandung(sunda),tapi saya tidak bias berbahasa jawa ,tapi kalau bahasa palembang saya bisa dan sangat lancar.

Tapi saya mempunyai cita-cita yang sangat saya inginkan yaitu memberangkatka orang tua saya pergi haji.

 

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar